Menakar Seberapa Efektif Musrenbang Dompu
Catatan Iwan Sakral – Dompu
Hari ini, Musrenbang Kabupaten Dompu dihelat di Aula Pendopo Bupati Dompu. Besar harapan Musrenbang ini benar benar sesuai dengan tujuan utamanya yakni menjaring aspirasi masyarakat secara partisipasi sehingga arah pembangunan terarah dengan baik. Tapi apakah benar efektif? berikut catatan catatan kritisnya.
Meskipun tujuannya adalah untuk menjaring aspirasi masyarakat secara partisipatif, dalam praktiknya sering ditemukan kendala. Kendala inj terjadi dalam setiap Musrenbang yang rutin dilakukan di tingkat Kabupaten setelah sebelumnya didahului di tingkat Desa dan Kecamatan.
Tahun 2026 ini, sangat di harapkan Musrenbang Kabupaten Dompu tidak lagi hanya sekadar formalitas dan serapan aspirasi yang rendah. Jangan sampai Musrenbang hanya prosedur administratif formalitas. Usulan yang disampaikan sering kali tidak terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) karena tidak sesuai dengan skala prioritas pemerintah atau terbatasnya anggaran.
Kepentingan masyarakat yang tidak optimal. Partisipasi masyarakat yang berlatar belakang kompleks terutama dari kelompok marginal dan perwakilan desa tertentu sering tidak terwakili, sehingga usulan kurang mencerminkan kebutuhan riil seluruh masyarakat. Semoga Musrenbang 2026 ini bisa juga mengakomodir desa desa yang jauh di pelosok dan pinggiran Kabupaten Dompu.
Kemudian ini juga yang paling utama, semoga tidak ada hasil Musrenbang Desa/Kecamatan yang diubah atau diabaikan saat memasuki tingkat kabupaten/kota, akibat adanya intervensi atau penyusunan anggaran yang sudah diatur sebelumnya (top-down). Kebijakan dari atas semoga tidak harus dipaksakan untuk kemudian kebijakan tingkat bawah dipaksa untuk menyesuaikan dengan kebijakan atas.
Kemudian catatan kritis terakhir untuk Musrenbang Kabupaten Dompu ini adalah semoga tidak ada lagi perencanaan yang berulang atau tidak ada inovatif. Program yang diusulkan cenderung monoton dan hanya melanjutkan program tahun sebelumnya, kurang menciptakan program inovatif yang menjawab masalah riil di lapangan.
Selamat berMusrenbang.. (*)

