Budayakan membaca dimanapun berada - Jangan lupa baca harian Koran Pagi Dompu, untuk informasi tercepat dan akurat.

Pansus DPRD Sesalkan LKPJ Amburadul

DOMPU – Perkara draft LKPJ 2025 yang dikembalikan oleh DPRD Dompu karena dinilai kacau balau dan tidak sinkron satu sama lain ternyata tidak sesederhana yang nampak. Sejumlah anggota DPRD Dompu terang terangan menyatakan kekecewaannya.

“Masalah di tolak atau tidak itu urusan nanti di sidang Paripurna. Yang Kami sesalkan adalah sikap eksekutif yang sangat tidak serius menyiapkan LKPJ ini” ungkap Suharlin, anggota Pansus LKPJ 2025, pada sejumlah awak media Rabu sore 15/4

Ketua Fraksi Matahari Bulan Bintang Pembangunan ini lantang mengatakan bahwa LKPJ ini tidak boleh dianggap main main dan disusun sembarangan begitu saja. Eksekutif disebutnya sangat tidak siap dan asal asalan saja. “Sangat disesalkan padahal LKPJ ini rapor daerah” ujarnya.

Ketua DPD II PAN Dompu ini juga mengaku heran dengan banyaknya pejabat pejabat pintar terutama di Bappeda dan PPKAD. Ironisnya lagi kata dia, saat pembahasan, hanya Sekda saja yang hadir sehingga gagal tercapai kesepahaman. “Jangan begitu dong caranya. Masa administrasi bisa kacau seperti ini,” kata Suharlin lagi.

Uniknya, penelusuran Koran Pagi menemukan fakta bahwa bukan Bappeda atau PPKAD yang menyusun draf LKPJ ini tapi bagian Tatapem. Sedangkan Bagian Tatapem sendiri jabatan Kabagnya kosong. Wajar jika Sekda jadi kelimpungan dengan draft draft LKPJ.

Hal senada juga dikemukakan oleh Wakil Ketua DPRD Dompu, Ismul Rahmadin. Ketua DPD Partai Demokrat ini meminta agar pihak eksekutif benar benar memperhatikan semua hal terkait urusan daerah. ” Jika ini saja tidak bisa tertib apalagi yang lain” kata tokoh muda potensial ini. Didi berharap perbaikan menyeluruh dilakukan oleh eksekutif sehingga LKPJ yang disampaikan ke DPRD Dompu sudah rinci dan lengkap. (*)