Budayakan membaca dimanapun berada - Jangan lupa baca harian Koran Pagi Dompu, untuk informasi tercepat dan akurat.

Ketua TP PKK NTB Salurkan Ribuan Paket Gemarikan untuk Posyandu di Lotim

LOMBOK TIMUR, – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB  Hj. Niken Saptarini Widyawati.,M.Sc, Kamis (26/06) menyerahkan 5.650 paket Gemarikan untuk 16 Posyandu yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Paket tersebut diperuntukan bagi ibu hamil dan anak stunting.

Selain paket Gemarikan, juga diserahkan paket bantuan lain berupa face shield, paket screen house dan paket Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP).

“Secara umum saya bagi kegiatan Tim Penggerak PKK itu ada dua hal, yang pertama sosialisasi edukasi tentang Covid dan yang kedua adalah mengenai penanggulangan dampaknya,” ujar Ketua Hj. Niken Saptarini Widyawati.,M.Sc saat menyerahkan paket Gemarikan ke TP-PKK Lombok Timur di kantor Camat Sakra.

Dikatakannya, bahwa Tim Penggerak PKK NTB akan selalu berusaha untuk terlibat aktif dalam memberikan edukasi dan sosialiasai kepada masyarakat.

“Kita harus bekerja keras untuk mempersiapkan NTB menuju tatanan hidup baru atau new normal. Memang saat ini masih persiapan, karena kita belum memenuhi syarat untuk new normal. Untuk itu kita harus memberdayakan apa yang kita bisa dan apa yang kita mampu,” ujar bunda Niken sapaan akrab ketua TP PKK NTB.

Lebih jauh bunda Niken menjelaskan, saat ini TP PKK bersama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, mengelola ikan yang akan didistribusikan kepada masyarakat. Hal itu salah adalah satu upaya dalam membantu masyarakat, khususnya nelayan yang juga terkena dampak pandemi covid.

“Kami titipkan paket paket ikan ini kepada ibu Tim Penggerak PKK di Kabupaten dan Kecamatan untuk di sampaikan kepada anak-anak kita di sini, minimal bisa dibantu dengan bentuk dari gizi ikan yang melimpah ini,” katanya.

Selain itu, bunda Niken juga mengajak masyarakat untuk mengelola lahan atau perkarangan rumahnya. TP PKK yang bekerjasama dengan Dinas Pertanian, akan mengupayakan untuk pengadaan bibit-tanaman untuk dibagikan kepada masyarakat melalui posyandu yang ada.

“Kita berharap, semoga kedepennya akan ada bantuan berupa unggas atau ayam petelur untuk ibu-ibu yang memiliki anak yang kekurangan sumber pangan protein. Bantuan unggas itu nantinya akan dibagikan dengan syarat agar dipelihara dengan baik sehingga telur nya bisa dikonsumsi setiap hari oleh anak-anak,” jelas Bunda Niken. (Amr)