Budayakan membaca dimanapun berada - Jangan lupa baca harian Koran Pagi Dompu, untuk informasi tercepat dan akurat.

Bank NTB Syariah Fokus Pengembangan Pengguna QRIS

Caption Foto : Kepala Departemen Funding and Transaction Bank NTB Syariah, David Rosedi sedang memberi penjelasan tentang QRIS pada sejumlah awak media di gedung Bank NTB hari Minggu (27/9/2026)

reportase : Ikhwanuddin Kurniawan

MATARAM – Bank NTB Syariah sebagai bank lokal yang berbasis di daerah tidak mau ketinggalan mengejar dan merebut pangsa pasar keuangan berbasis platform digital yakni QRIS. Kepala Departemen Funding and Transaction Bank NTB Syariah, David Rosedi, saat jumpa pers dengan awak media di ruang rapat utama lantai 6 gedung Bank NTB Syariah, hari Minggu 27 September 2026 menegaskan hal tersebut.

“Kami sadar betul untuk bertahan dan bersaing harus bisa mengumpulkan dana dari masyarakat sebanyak mungkin,” ungkap David. Dana murah dan cepat itu adalah pada transaksi keuangan yang dilakukan masyarakat. Dan ini bisa direbut dengan memaksimalkan penggunaan QRIS yang menurut dia, di bulan Agustus 2026 ini telah terjadi kenaikan jumlah frekuensi transaksi sebanyak 415.953 transaksi dari sebelumnya di bulan Juni 2025 yang hanya 6.538 frekuensi transaksi.

 

Sedangkan menjawab pertanyaan khusus dari koranpagidompu.id yang pertama kali mengajukan pertanyaan dalam jumpa pers tersebut, David mengakui salah satu kelemahan QRIS adalah masih sangat tergantung pada internet. Tapi itu masih bisa diatasi dengan adanya mesin EDC atau Electronic Data Capture yang merupakan perangkat elektronik, digunakan untuk memproses transaksi pembayaran non-tunai secara real-time, meskipun menurutnya QRIS jauh lebih efisien.

 

Khusus Kabupaten Dompu yang masih ketinggalan dalam hal pengguna Qris, David mengatakan pihak Bank NTB sudah menyiapkan skema khusus yang agresif dengan membidik pelaku usaha UKMM. “Untuk Dompu sudah kami survey dan akan segera dilakukan eksekusi,” kata David lagi. Bentuknya nanti menurut dia, akan dibuat agen agen perantara seperti agen Brilink milik Bank BRI.

Salah satu petinggi Bank NTB ini juga memastikan bahwa transaksi menggunakan QRIS sangat aman dan dijamin karena merupakan produk resmi dari pemerintah melalui Bank Indonesia. “Insya Allah sangat aman, cepat juga efisien,” kata lelaki muda berkacamata ini.

 

Sementara itu, ditempat terpisah Pimpinan Bank NTB Syariah Cabang Dompu, Wawan Supriawan yang dihubungi koranpagidompu.id mengatakan ada kenaikan penggunaan QRIS yang cukup signifikan. Dari hanya 440 tahun 2025 menjadi 900 di Agustus 2026. ” Ada kenaikan 460 dan kami yakin akhir tahun nanti akan naik tinggi lagi,” kata Wawan. (*)