Budayakan membaca dimanapun berada - Jangan lupa baca harian Koran Pagi Dompu, untuk informasi tercepat dan akurat.

Peluru Kendali Ingusan Madrid di Final UCL

Arda Guler, Bocil kematian untuk setiap lawan Madrid

Catatan Presiden Madridista Dompu, Iwan Sakral

Borussia Dortmund saat ini adalah salah satu kekuatan terbaik di Jerman bahkan dunia. Terbukti mereka masuk final UCL untuk kesekian kalinya. Mengalahkan Dortmund sangat sulit kalau tidak dikatakan ibarat Mision Imposible. Tapi jika ada club yg bs memgalahkan Dortmund itu pastilah club yg lebih baik dari Dortmund πŸ˜†πŸ˜Ž

Kombinasi Sancho, Reus, Hummel atau Emre Can adalah jaminan kualitas sebuah unit tempur mematikan yg siap membunuh kapan saja. Tapi tnggu dulu… πŸ˜†

Gelar club terbaik dunia versi FIFA untuk Real Madrid bukanlah hal remeh temeh yg bs diabaikan bgtu sja oleh siapapun lawan Madrid. Lihatlah nasip tiga raksasa Eropa yakni Munchen dan City yg bertumbangan terkapar bertekuk lutut dihadapan raja Eropa dgn 14 gelar juaranya. Keliru jika menganggap Madrid lawan mudah untuk dikalahkan begitu sj.

Saya tdk membahas Top Score La Liga dan UCL 2024 Belingham atau duo legendaris Kroos dan Modric juga ketangguhan Cortoa dan kokohx Rudiger, Carvajal, Mendy dan Militao di lini belakang. Saya lebih tertarik menyoroti 3 remaja ingusan yg sejatix adalah hulu ledak nuklir di tim Madrid.

Yang pertama Vinicius Junior. Anak muda 22 tahun ini di pasar dunia berada di peringkat 1 mengungguli Halaand atau Mbape sebagai pemain muda paling berharga. Mau tanya kehebatannya. Tanyalah bagaimana frustasinya bek2 Munchen hingga City ketika menjaganya. Ia adalah simpul permata dilini serang Madrid.

Yang kedua jg berusia 21 tahun. Namanya Rodrigo. Tubuhx kecil mungil dan ramping. Tapi, dia adalah top score UCL nmer dua stelah Belingham. Jika Vini membuat masalah di sektor kanan pertahanan lawan. Maka Rodrigo menebar teror dan duka cita di pertahanan kiri lawan. Padu padan keduax disayap kiri dan kanan membuat Joselu atau Belingham di tengah bs leluasa memainkan perannya sbgai algojo.

Dan, yang ketiga justru benar2 ingusan. Usiax baru 19 tahun. Namax Arda Guler. Bukan karena ia pemain muslim Tapi dia sungguh reankarnasi dari sejumlah nama besar di Madrid. Mulai Zidane, Ozil, hingga Kroos dan Modric komplet didalam dirinya. Licin dan ulet sperti Ozil dan Krooa tapi cerdas mendikte seperti Zidane dan punya finishing hebat seperti CR 7. Satu lagi ia terampil menyelinap di garis terakhir musuh seperti Raul Gonzales.

Dari semua armada Madrid.. sy benar2 menunggu aksi 3 remaja ingusan ini. Dortmund jelas lawan yg sangat kuat. Tapi mereka akan menemukan 3 serdadu Los Blancos muda belia yg siap mengibarkan tinggi2 bendera Real Madrid.

Rasanggaro, Dompu 27 Mei 2024 #HalaMadrid
Batuk kecil buat Bos Liverpool Dokter Fitratul Spesialis Paru dan bos City Aris Ansary