Budayakan membaca dimanapun berada - Jangan lupa baca harian Koran Pagi Dompu, untuk informasi tercepat dan akurat.

Umi Lena, Meteor Politik Intelek nan Dermawan

 

Hj Mahdalena SS, MM. Calon nomor urut 1 dari PKB untuk DPR RI, wanita cantik dengan gelar akademik mentereng ini diprediksi banyak orang akan lolos.

DOMPU – Konstelasi politik pemilihan Calon Anggota Legislatif di DPRD regional maupun pusat kian menarik dengan mulai aktifnya masa kampanye.

Dari banyak nama Caleg, khususnya Caleg yang memperebutkan kursi di DPR RI, Ada satu nama yang paling menarik dan paling bergaung di kalangan masyarakat yakni nama Hj Mahdalena SS, MM. Politisi perempuan berparas ayu ini bukan hanya paling banyak dan gencar bersosialisasi dan disosialisasikan tapi juga paling banyak dibicarakan masyarakat karena interaksi sosialnya yang tinggi.

Umi Lena sapaan akrab pengusaha sukses yang menjadi nahkoda jaringan bisnis Boly market memang dibekali kemampuan yang komplet. Tak hanya dianugerahi wajah cantik dan menawan serta kemampuan finansial ekonomi yang mapan tapi juga punya faktor lain yakni intelektualnya yang bukan kaleng-kaleng.

Umi Lena adalah pemegang gelar sarjana sastra Inggris untuk S1 sedangkan untuk S2 ada embel-embel MM digelarnya yang menunjukan strata sosial pendidikannya sebagai seorang magister. Tidak heran, kakak kandung Umi Lilis, isteri Bupati Dompu ini sangat piwai dan fasih melakukan komunikasi dan interaksi dengan semua lapisan masyarakat. Mulai kelompok elit hingga kelompok grass root atau kalangan bawah.

Nilai tambah lain Umi Lena yang sudah matang dalam berkarya dengan posisinya sebagai anggota DPRD Kabupaten Bima di Komisi 1 dan Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Bima adalah jiwa sosial dan sifat dermawannya. Umi Lena sudah lama terkenal sebagai penyantun tetap ratusan anak-anak yatim, janda, fakir miskin dan kaum dhuafa. Bahkan baru-baru ini Umi Lena membangun sebuah masjid megah dan mewah yang dipersembahkannya untuk umat Islam.

Meski demikian, sosoknya kenapa menjadi sangat popular dan dicintai banyak orang adalah kesederhaan dan kerendahan hatinya. Dengan mudah sosok yang juga seorang dosen di perguruan tinggi ini bergaul dan berinteraksi pada siapa saja tanpa canggung ataupun risih. “Umi sangat baik, kalau datang selalu memeluk dan merangkul,’ tutur ibu Rohani, warga Bima yang sudah lama menjadi janda dan kerap dibantu Umi Lena.

Sahbudin, seorang tokoh muda Kabupaten Dompu secara blak-blakan mengaku Umi Lena ada sosok inspiratif yang banyak membantu sesama. “Beliau sangat cerdas, dan saya adalah produk didikan beliau karena pernah menjadi mahasiswanya,” ungkap anak muda yang aktif di berbagai organisasi ini.

Umi Lena saat bertemu langsung dengan warga masyarakat.

Bukti sahih, betapa besar pesona dan pengaruh Umi Lena dalam merebut hati masyarakat adalah postingan media sosial mantan Gubernur NTB yang sampai memilih foro dibawah Baliho besar Umi Lena di wilayah Sumbawa dengan caption yang menarik dan menunjukan respek sang gubernur pada Umi Lena.

Lalu apa sebenarnya yang diinginkan Umi Lena? Manakala semua hal sudah dia miliki tapi masih mau maju mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI? “Saya ingin lebih banyak lagi berbuat untuk masyarakat dalam jangkauan yang luas. Dengan masuk dalam sistem (pengambil kebijakan) saya bisa lebih banyak lagi membantu masyarakat dibandingkan sekarang” ungkapnya ketika berbincang ringan dengan Pimred Koran Pagi grup, Iwan Sakral di suatu senja.

Pemilik suara serak merdu ini mengakui, ikhtiarnya itu merupakan panggilan nurani untuk bisa memberikan sumbangsih dan karya pada masyarakat. “Saya percaya, niat baik dan konsistensi dengan track rekord yang ada menunjukan seberapa nilai kita pada rakyat,” ujarnya sambil tersenyum ramah.

Saat ini, wanita yang menempati nomor urut 1 dari PKB untuk DPR RI tersebut sedang sibuk blusukan. Turun langsung ke masyarakat dan menyelami apa yang ada di masyarakat. “Insya allah, beliau orang baik, kami sekeluarga memilih beliau dan yakin beliau akan menang karena begitu banyak yang mendoakannya,” kata H Ahmad slaah seorang tokoh masyarakat.

Selamat berjuang Umi.. semoga ikhtiarnya diijabah. (*)