Budayakan membaca dimanapun berada - Jangan lupa baca harian Koran Pagi Dompu, untuk informasi tercepat dan akurat.

Chika, Dari Dompu Pimpin ISSI NTB

Reportase : Adinda Cinta

Penyerahan bendera ISSI NTB pada Ika Rizky Veryani sebagai ketua ISSI NTB

DOMPU – Ika Rizky Veryani, pengusaha muda nan sukses asal Kabupaten Dompu menorehkan sejarah. Perempuan cantik ini tanpa banyak cerita sukses meraih jabatan Ketua ISSI ( Ikatan Sport Sepeda Indonesia ) Provinsi NTB untuk masa jabatan 2021 – 2025

Tampilnya Chika di organisasi elite ini tentu saja kejutan karena Chika berasal dari daerah yang mana biasanya jabatan Ketua Cabor level provinsi didominasi oleh figur-figur pejabat penting di ibukota provinsi Mataram. Apalagi seperti diketahui Ketua Umum ISSI adalah Kapolri.

Chika resmi dilantik sebagai pemegang komando tertinggi cabang olahraga sepeda di NTB  setelah memperoleh dukungan mayoritas pada Musprovlub ISSI NTB yang digelar hari Sabtu (28/8).

Pengalaman Chika dalam memimpin organisasi tidak diragukan lagi. Meski ia datang dari daerah namun setumpuk jabatan prestise di tingkat provinsi maupun nasional di rengkuhnya seperti Ketua Umum Peace n Love, HIPMI, termasuk juga pengurus ISSI itu sendiri. Chika bahkan punya background penyanyi dan juga bintang sinetron. Sebuah  prestasi yang bukan main-main.

Usai dilantik, Chika langsung bergerak cepat dengan mengakomidir dan menyusun pengurus yang benar-benar berkompeten dan punya kompetensi serta diyakini betul mau membesarkan ISSI NTB. ‘’Saya menyukai orang-orang yang mau bekerja keras dan pekerja keras seperti saya. Karena sukses itu hanya bisa diraih oleh mereka yang bekerja keras,’’ ujarnya.

‘’Saya merasa tersanjung dan sangat terhormat bisa menjadi nahkoda ISSI NTB dibawah kepemimpinan Ketua Umum bapak Kapolri Jendral polisi Listyo Sigit Prabowo MSi,’’ ungkap Chika pada Koran Pagi grup.

Ia juga memastikan akan merangkul semua pihak dalam membesarkan ISSI. Ia menyebut tak hanya berkomitmen dalam mencetak atlet-atlet sepeda yang berpretasi dalam kejuaran nasional maupun internasional tapi juga ingin melakukan hal yang lebih besar lagi yakni menanamkan dengan kuat pada seluruh lapisan masyarakat untuk mencintai olahraga bersepeda karena olahraga satu ini sangat sehat dan murah meriah serta bisa dilakukan dalam waktu kapan saja. ‘’Saya ingin sepeda ini bahkan menjadi budaya. Yaitu budaya bersepeda,’’ ungkapnya sambil mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. (*)