Budayakan membaca dimanapun berada - Jangan lupa baca harian Koran Pagi Dompu, untuk informasi tercepat dan akurat.

El Clasico : Madrid Dompu Tumbangkan Barcelona

Reportase : Cahaya Sakral

Inilah skuad veteran dan anak muda kebanggaan Madridista Dompu yang mengalahkan Barcelona 3-2 Minggu sore di GOR Dompu

DOMPU – Duel akbar paling prestesius dan bergengsi di tanah Dompu yakni pertarungan El Clasico antara Kesebelasan Madridista Dompu melawan Barcelona Dompu berakhir dengan kemenangan Madridista Dompu 3-2 atas Barcelona dalam laga sengit yang dihelat di Stadion Utama GOR Kabupaten Dompu Minggu (27/8).

Sejatinya diatas kertas skuad Barcelona sangatlah tangguh karena diperkuat tiga orang pemain Liga 3 yang jadi andalan Persidom yakni Aditya. Agung dan Defian serta kiper nomer 1 Barca Sadam. Sebaliknya Madrid menempatkan tiga pemain veteran berusia 46 tahun keatas dilini serang yakni Putra Taufan, Ridwan dan Papi Dole. Mereka juga disokong pemain tua lainnya Yarid dan Guntur di lini tengah serta Wadin, bek veteran yang memimpin lini belakang bersama Ely dari Renda Simpasai serta tampilan gemilang na heroik kiper berusia 46 tahun Tajudin.

Presiden Madrid Dompu, Iwan Sakral yang langsung memegang komando dipinggir lapangan dengan jeli menempatkan empat anak muda berusia 17 dan 18 tahun yaitu Sakti, Rangga, Ram, Aad dan Iyan serta Rasyid untuk menopang nafas-nafas tua pemain Madrid yang 100 persen akan diturunkan di Turnamen Asdoka Kandai II pekan depan.

Pemain Madrid dan Barca foto bersama sebelum duel bersejarah

Meski Andi, Har, Lihing dan juga Presiden Barcelona Dul Sawe sudah berusaha keras, namun Barcelona kalah kompak dengan padu dan patuhnya pemain-pemain Madrid menjalankan semua instruksi Presicden Madrid dipinggir lapangan. Tiga gol yang dilesakan oleh Ridwan (2) dan Wadi menjadi bukti kesolidan dan kekompakan pemain-pemain Madrid menjaga ritme dan irama permainan. Kalah kualitas individu dengan pemain-pemain Barcelona ditutupi dengan kerjasama tim dan mental bertarung untuk panji-panji Madridista Dompu.

Seluruh anggota tim yang bermain dan mengalahkan Barcelona sore tadi adalah pemain inti Madridista Dompu yang akan diturunkan di Turnamen Asdoka. Jersey hitam dengan logo Madrid di depan dada serta filosofi dasar Madridista Dompu yakni Komitmen, Totalitas dan Cinta di bagian belakang jersey menjadi bumbu penyemangat lain anak-anak Madrid yang datang dari legiun veteran dan anak-anak muda pelanjut filosofi Madrid yang sudah diajarkan dengan teguh untuk selalu rendah hati dan terutama respect dan menghormati para senior.

Ketua KONI Putra Taufan, dan Sekjend Abdul Yaris serta Sekjend PSSI Abdulah HAR yang juga bermain mati-matian untuk panji-panji Madridista Dompu saking senangnya sampai bersepakat memotong 2 ekor kambing untuk merayakan kemenangan bersejarah Madridista Dompu atas Barcelona. ”Ini baru pertama kalinya terjadi dilakukan El Clasico dan Madrid menang” kata Putra Taufan.

Sedangkan Presiden Madrid lebih kalem dan datar menanggapi hasil pertandingan. Menurutnya El Clasico itu sejatinya bukan hanya perang gengsi dan nama besar tapi ada nilai lain yang diinginkan yakni merajut lebih lekat dan erat lagi tali silaturahim antara Madrid dan Barca. Dua komunitas terbesar di Dompu ini sejatinya memang pioner fans base sepak bola di Dompu yang sangat akrab dan bersahabat. ”Saya dan beberapa senior di Barca sedang merancang kompetisi internal antara Barca dan Madrid” kata Presiden Madrid. (*)

Keluarga besar Madridista Dompu