Budayakan membaca dimanapun berada - Jangan lupa baca harian Koran Pagi Dompu, untuk informasi tercepat dan akurat.

Young Star Madrid Kalahkan Granat FC Bima

Reportase : Adinda Sakral

SOLID : Line Up Madridista Dompu CF saat menghadapi tim asal Bima Granat FC Minggu sore di GOR Dompu

DOMPU – Madridista Dompu CF tanpil solid dengan pakem andalan 4-2-3-1 untuk mengatasi kehebatan bintang-bintang sepakbola Bima yang tergabung dalam Granat FC dalam duel persahabatan di Stadion Utama GOR Dompu hari Minggu sore kemarin.

Sempat tertinggal 1-2 di babak pertama, anak-anak Madrid yang kali ini benar-benar diinstruksikan untuk disiplin hanya main dan beroperasi di posisinya masing-masing akhirnya membalikan keadaan dan menang 4-3 di akhir babak kedua. Menariknya, sepasang gol kemenangan Madrid dilesakan oleh bocah usia 17 tahun Ram yang melesakan 2 gol. Kolaborasinya dengan Putra yang juga berusia 17 tahun serta Bumi yang malah baru berusia 15 tahun di lini depan Madrid menjadi trisula Poseidon mematikan yang mengobrak abrik lini belakang Granat FC yang dikomandani oleh Fitrah dkk.

Jalannya pertandingan di stadion kebanggaan masyarakat Dompu ini sangat menarik. Lini tengah Madrid yang menjadi milik trio Iyan, Rasyid dan capten tim Ona memainkan penguasaan bola yang baik. Aliran-aliran bola dari kaki ke kaki dengan ciri khas Madrid yang sesekali mengirim umpan untuk winger cepat yang diisi oleh Amrin dan Adly berjalan apik. Sakti yang menjalankan peran sebagai false nine juga efektif merusak kosentrasi pemain belakang lawan dengan gerakan tanpa bolanya yang ngotot dengan mengejar kemanapun bola ada di area pertahanan lawan. Nanda yang memanfaatkan tinggi badannya juga kerap unggul ketika duel udara di lini tengah dan ditopang juga oleh kekuatan fisik Kadafi.

Edho di barisan belakang menjadi komandan bersama Yan. Tapi kunci kekuatan lini pertahanan Madrid adalah masuknya Usu di babak kedua. Usu yang banyak mengangkat trophy bersama Madrid Dompu tahun 2011-2015 ini sukses menenangkan barisan pertahanan. Yan digeser menjadi ful back bersama Rangga. Granat FC juga sebenarnya tampil luar biasa. Reputasi tim ini sebagai penguasaha di wilayah barat dan selatan Bima benar-benar ditunjukan lewat determinasi dan kengototan bermain yang konstan mengurung pertahanan Madrid.

Tapi cerita ini kemudian berubah, karena para youngstar Madrid bermain ngotot habis-habisan bersama para seniornya saperti Alam, Ardin, Faris, Rahman, Andi ataupun Edy di posisi kiper. Selain Bumi, Putra dan Ram yang masih berusia dibawah 17 tahun. Madrid juga menurunkan Arfan (17 tahun), Sakti (18 tahun), Rangga (18 tahun), Iyan (17 tahun)  juga Nanda (20 tahun) serta Anto (19 tahun). Diluar mereka masih ada talenta-talenta hebat lainnya yang tidak hadir yakni Rizky (17 tahun), Aad (17 tahun), Bintang (17 tahun) Azis (19 tahun) dan Bahtiar (20 tahun).

”Selama anak-anak ini disiplin mendengar instruksi dan bermain di posisinya masing-masing. Mengerti tugas dan tanggungjawabnya dan tidak egois merasa sebagai pemain bintang maka secara tim Madrid akan sangat solid,” ungkap Presiden Madrid, Iwan Sakral usai pertandingan.

Pelan tapi pasti, memberi kepercayaan pada pemain-pemain muda Madrid untuk laga-laga besar semakin menunjukan hasil. Kepercayaan diri remaja-remaja ini kian terpupuk untuk mengikuti jejak senior-seniornya di Madrid. Hari Minggu depan, Madridista Dompu direncanakan menghadapi dua lawan berat yakni Persebi atau Persikobi Bima. Sesuai komitmen Presiden Madridista Dompu dengan Ketua Askab PSSI Dompu, Madridista juga mengemban misi mempromosikan sepakbola Dompu dengan duel-duel melawan tim dari luar daerah saja ketika bertarung di GOR Dompu. (*)

UJI COBA : Skuad Granat FC dan Madridista Dompu